Simak Kunci Jitu Menjadi Penulis Artikel Profesional dengan Pendapatan Fantastis

3 min read

menjadi penulis artikel profesional

Hidup di era 4.0, manusia tidak hanya harus bersaing dengan sesama manusia saja, melainkan juga dengan robot. Hanya ada segelintir profesi yang masih aman dari jajahan para robot dengan kecerdasan buatan ini, salah satunya yaitu penulis. Itulah sebabnya, tak sedikit yang ingin menjadi penulis artikel profesional, karena dianggap lebih menjanjikan.

Menjadi seorang penulis membutuhkan kreativitas yang belum bisa dirumuskan dalam kecerdasan buatan. Oleh karenanya, bidang ini masih sepenuhnya dikuasai oleh manusia. Memang sudah ada mesin spintax, hanya saja hasilnya tak sebanding dengan kalimat yang dirangkai oleh otak manusia.

Mengulik tentang Revolusi Industri 0.4

Sejak masa revolusi industri 1.0, memang telah ada gambaran bahwa akan tiba masanya manusia akan digantikan oleh mesin. Hingga kemudian memasuki masa sekarang, di mana AI (artificial intelligence atau kecerdasan buatan) menjadi primadona baru. Bahkan sudah ada robot AI yang mendeklarasikan akan menggantikan manusia menguasai bumi.

Sekilas memang terlalu terdengar seperti dunia Doraemon, namun kondisi itu memang sudah mengancam. Sudah ada robot AI pelayan, robot AI perawat, robot AI dokter, robot AI mekanik, dan lain sebagainya. Ini membuktikan bahwa lambat laun, manusia harus membiasakan diri untuk hidup berdampingan dengan robot.

Dalam kondisi ini, hanya bidang kreatif yang masih belum bisa disentuh oleh robot. Alasannya sederhana, sebab kreativitas tidak memiliki rumus eksak yang pasti. Kreativitas bukan sesuatu yang dapat dapat dituangkan ke dalam bahasa pemrograman untuk robot.

Di sinilah celah yang bisa digunakan manusia untuk bertahan. Dari sekian banyak bidang kreatif yang ada, yang tampak paling mudah untuk dilakukan adalah menulis. Menjadi seorang penulis sama halnya dengan berbicara, hanya saja dalam bentuk tulisan.

Penulis Artikel, Bidang Kreatif yang Jadi Ladang Uang

Sayangnya, tak semua orang (berpikir) bisa menjadi seorang penulis. Padahal, jika mau berusaha, profesi penulis bisa saja dijalani oleh siapa pun. Pembatasan pola berpikir inilah yang menjadi batu sandungan utama bagi semua orang.

Menjadi seorang penulis tak haruslah mampu merangka diksi puitis seperti para pujangga di masa lalu. Tak perlu pula menuliskan berbaris puisi dan syair dengan bahasa yang mendayu. Juga tidak harus pandai mengkhayalkan dan menyusun alur cerita yang menarik.

Menjadi penulis artikel profesional misalnya, bisa menjadi bidang yang digeluti tanpa memupuk rasa romantisme a la para penulis kebanyakan. Terlebih dengan kemajuan internet yang ada, ada banyak konten artikel yang dibutuhkan.

Inilah celah yang bisa dimasuki oleh manusia. Apalagi, artikel bertujuan untuk dibaca oleh manusia, sehingga harus ditulis oleh manusia juga. Terlebih lagi, algoritma mesin pencari telah diatur sedemikian rupa untuk meranking artikel dengan menggunakan standar manusia.

Ingin Menjadi Penulis Artikel Profesional? Begini Caranya:

Melihat kesempatan yang ada, sangat disayangkan jika kesempatan menjadi penulis artikel profesional dilewatkan begitu saja. Oleh karenanya, bagi yang berminat dengan profesi ini, simak cara jitunya berikut ini:

1. Mulailah Menulis dan Terus Menulis

Langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menjadi seorang penulis profesional adalah mulai menulis. Hal ini sangat jelas dan tidak mungkin dilewatkan. Menulis tidak akan bisa dilakukan dengan khayalan, dan harus ada praktek nyatanya.

Tak mungkin bisa menjadi seorang penulis hanya dengan berkata, “saya ingin menjadi penulis,” tapi tidak melakukan apa pun untuk merealisasikannya. Perlu adanya tindakan tegas yang membedakan mana yang penulis dan mana yang hanya ingin menjadi penulis.

Jika sudah menghasilkan artikel pertama, maka coba buat artikel yang lain lagi. Jangan berhenti dan terlalu cepat merasa puas dengan segelintir artikel yang dihasilkan. Menulis itu seperti belajar sebuah bahasa, semakin sering dilatih, maka akan semakin mahir.

2. Harus Mau Belajar

Bagi yang memiliki gelar pendidikan komunikasi, bahasa, jurnalisme, dan sejenisnya – berbahagialah, karena telah memiliki modal awal sebagai seorang penulis. Yang menjadi pertanyaan, lalu bagaimana dengan yang tidak memiliki gelar pendidikan pada bidang-bidang kepenulisan seperti itu?

Jangan khawatir, menulis bisa dilakukan oleh siapa saja. Syaratnya hanya satu, mau belajar. Siapa saja yang mau belajar menulis, maka pasti akan bisa menulis. Jika memang tidak memiliki gelar formal, maka bisa belajar secara nonformal.

Tak hanya ikut pelatihan menulis saja, bisa juga belajar secara mandiri dari internet. Ada banyak materi tentang cara menjadi penulis artikel yang bisa ditemukan di sana. Bisa juga dengan melihat contoh artikel-artikel yang ditulis dengan baik, dan pelajari apa saja kuncinya. Proses ini harus terus dilakukan dan tidak boleh berhenti.

3. Susun Portofolio

Ada satu hal utama yang membedakan antara seorang penulis dengan penulis profesional, yakni uang. Secara harfiah, siapa pun yang menulis bisa disebut sebagai seorang penulis. Akan tetapi, yang bisa disebut sebagai seorang penulis profesional hanyalah yang bisa menghasilkan uang dari hasil tulisannya.

Oleh karena itu, perlu disadari bahwa tujuan dari menulis profesional adalah untuk memperoleh penghasilan. Tak hanya penulis artikel saja, para penulis yang menerbitkan novel pun termasuk dalam golongan ini.

Untuk itu, perlu menyusun sebuah portofolio mengenai tulisan-tulisan yang telah dihasilkan. Portofolio ini bisa digunakan sebagai ‘contoh’ artikel bagi pihak yang berpotensi sebagai klien. Mudahnya, bisa diumpamakan sebagai produk sampel seperti apa tulisannya nanti akan dihasilkan.

4. Jangan Mudah Menyerah, meski Berpenghasilan Rendah

Poin ini penting untuk diketahui bagi yang ingin menjadi seorang penulis artikel profesional, bahwa penghasilan seorang penulis itu tidak menentu. Dalam satu bulan seorang penulis bisa saja mendapatkan penghasilan jutaan rupiah. Lalu, bulan berikutnya, bisa saja tidak ada penghasilan apa pun.

Kondisi ini bisa saja dialami oleh penulis, bahkan para profesional sekalipun. Menjadi seorang penulis artikel profesional berhubungan erat dengan berapa banyak artikel yang bisa dihasilkan. Artinya, penghasilan akan datang jika menulis, dan sebaliknya, tidak menulis sama dengan tidak ada penghasilan.

Selain itu, dalam membangun jenjang karir sebagai seorang penulis artikel profesional, tak bisa langsung mematok harga yang tinggi. Rata-rata tarif seorang penulis artikel dihitung per kata, misalnya saja 10 rupiah per kata. Dengan begitu, banyaknya penghasilan yang diperoleh ditentukan oleh berapa banyak jumlah kata yang berhasil dituliskan. Cara hitung per kata seperti ini berlaku hampir di semua negara.

Sama seperti bidang pekerjaan lainnya, untuk menjadi penulis artikel profesional juga membutuhkan kemauan serta keuletan dalam menjalaninya. Salah satu langkah paling mudah  yang bisa dilakukan adalah bergabung bersama Komunitas Penulis.

Seperti namanya, komunitas ini menjadi wadah bagi siapa saja yang berminat untuk menghasilkan uang dari menulis. Satu-satunya syarat yang harus dipenuhi yakni bisa menulis artikel. Selain itu, tak ada presensi kehadiran yang harus diisi layaknya bekerja kantoran. Menulis bisa dilakukan dari mana pun, sebab artikel yang ditulis cukup diupload melalui website yang telah disediakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *