Bagaimana Cara Menulis Review dengan Mudah?

3 min read

cara menulis review

Istilah review memang sudah tak asing lagi di telinga. Kata tersebut sering digunakan dalam berbagai kesempatan. Khususnya, bila berhubungan dengan publikasi, produk dan jasa, hingga perusahaan. Namun, sebenarnya apa itu review dan bagaimanakah cara menulis review dengan mudah?

Review sendiri bukan merupakan kata dalam Bahasa Indonesia, karena tidak dapat ditemukan dalam KBBI. Hanya saja, karena penggunaannya yang telah umum, orang pun dengan mudah dapat mengerti maksudnya.

Apa sih, Review Itu?

Meskipun telah banyak yang memahami apa itu review, tak sedikit yang bertanya-tanya terhadap maksud kata tersebut ketika mencari tahu cara menulis review. Secara umum, review dapat diterjemahkan sebagai sebuah pengamatan, pembelajaran, atau penelitian terhadap sesuatu.

Kata ini berasal dari bahasa Perancis revoir yang berarti melihat kembali. Revoir kemudian berubah menjadi reveue (Perancis) dan diadaptasi ke dalam Bahasa Inggris pada abad pertengahan sebagai review. Selanjutnya kata ini pun digunakan secara resmi untuk merujuk pada inspeksi militer dan angkatan laut pada masa itu.

Sementara itu, dalam dunia kepenulisan kata review diartikan sebagai sebuah laporan opini terhadap suatu objek dan dituliskan di majalah, surat kabar, maupun di internet. Objek tersebut dapat berupa buku, film, barang, jasa, dan lain sebagainya.

Macam Bentuk Tulisan Review

Sebelum mengetahui bagaimana cara menulis review, ada baiknya mengetahui berbagai bentuk tulisan review. Menurut Duke University, setidaknya terdapat 14 bentuk review yang dapat dibedakan berdasarkan jenisnya. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan singkat berikut:

  • Critical review. Biasanya review jenis ini berbentuk hipotesis yang bertujuan untuk memperbaiki kesalahan yang ada.
  • Review literature. Di sini, yang menjadi objek review adalah publikasi literatur dan tidak memiliki batasan bagaimana penulisan harus dilakukan.
  • Mapping review. Dilakukan dengan membagi objek (biasanya literatur) yang di-review dengan mengelompokkan ke dalam beberapa kategori. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi celah yang ada dalam objek tersebut.
  • Meta-analysis. Jenis review ini merupakan teknik untuk mengidentifikasi beragam hasil studi kuantitatif secara statistik untuk bisa menemukan heterogenitas dari objek yang di-
  • Mixed studies review. Sebagaimana namanya, review ini menggabungkan dua atau lebih metode untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
  • Merupakan kesimpulan yang diperoleh setelah membaca sebuah laporan/tulisan.
  • Qualitative systematic review. Ini merupakan metode yang digunakan untuk membandingkan objek secara kualitatif dan memiliki urutan langkah-langkah dalam melakukannya.
  • Rapid review. Seperti namanya, review jenis ini mengutamakan seberapa cepat hasil kesimpulan dapat diperoleh terhadap banyak objek sekaligus.
  • Scoping review. Review jenis ini bertujuan untuk menentukan sudut potensial yang bisa diamati dari sebuah objek penelitian. Orang lebih mengenalnya sebagai preliminary study.
  • State-of-the-art review. Khusus pada review ini, yang diamati hanyalah apa yang terjadi sekarang. Oleh karenanya, hasil review bisa saja tidak berlaku untuk kurun waktu yang berbeda.
  • Systematic review. Jenis ini memiliki urutan yang harus diikuti secara sistematis dan melihat masalah secara menyeluruh.
  • Systematic search and review. Gabungan antara critical review dengan dengan proses penelitian yang lebih komprehensif.
  • Systematized review. Menggunakan tahapan yang sama dengan systematic review, namun bisa saja berhenti di tengah jalan jika ditemukan objek yang perlu diperdalam.
  • Umbrella review. Menggabungkan berbagai review menjadi satu kesatuan, tetapi hanya pada bagian yang dianggap penting saja.

Cara Menulis Review bagi Para Penulis

Review yang paling mudah ditemui adalah yang dipublikasikan – baik secara cetak maupun online. Di dunia usaha, review pun dibutuhkan sebagai salah satu indikator untuk perbaikan, dari segi produk maupun pelayanan. Oleh karenanya, berikut beberapa langkah dalam cara menulis review yang perlu penulis ketahui:

1. Ketahui Jenis Review yang Akan Ditulis

Hal pertama yang paling penting ketika akan menulis sebuah review yaitu review apa yang akan ditulis. Penulis harus mengenali apa objek yang akan di-review dan tidak boleh sembarangan. Selain itu, perlu pula mengetahui dari sudut mana review harus dilakukan.

Jika review dilakukan pada sebuah perusahaan, maka bagian apa yang perlu di-review. Apakah sistem administrasinya, sistem kinerja para pegawainya, atau dari segi yang lain. Poin ini juga berlaku untuk me-review objek lainnya.

2. Pastikan Panjang Review Cukup

Ketika akan menuliskan sebuah review, buatlah target berapa kata yang harus dituliskan. Meskipun itu untuk review online pada sebuah produk, tetap harus ada target kata. Terlebih lagi, jika review akan diposting pada satu laman khusus atau bahkan dipublikasikan di media cetak.

Jika untuk review produk di toko online atau bahkan website resminya, setidaknya tuliskan 100 kata. Sementara itu, untuk sebuah artikel review, sebaiknya minimal tulis 500 kata. Tujuannya untuk memastikan bahwa review yang ditulis mencakup semua hal yang penting untuk diketahui.

3. Sertakan Detail

Poin penting lainnya dalam menuliskan sebuah review adalah adanya detail. Semakin mendetail review yang ditulis, maka akan semakin baik. Ini dikarenakan, orang yang membaca review tersebut dapat ikut merasakan pengalaman yang dirasakan oleh si penulis.

Hanya saja, dalam penulisan detail ini jangan sampai terlalu bertele-tele dan justru membahas hal-hal yang tidak penting. Cukup bahas apa yang perlu dibahas dan sampaikan apa yang memang perlu disampaikan.

4. Perhatikan Penulisan yang Baik dan Benar

Satu hal yang paling mengganggu ketika membaca dari thread review pada suatu produk adalah banyaknya kesalahan ejaan serta penggunaan singkatan. Tak jarang orang membaca review sebagai sebuah masukan akan kualitas produk, dan tidak selalu para pembaca tersebut mengerti arti dari singkatan yang digunakan.

Oleh karenanya, perlu untuk menahan diri dari menggunakan bahasa singkatan. Ingat, menulis review bertujuan agar banyak orang yang membaca. Jika menuliskan dalam bahasa tulisan yang hanya bisa dimengerti oleh si penulis, maka perlu dipertanyakan lagi apa fungsi dari review tersebut.

5. Jangan Lupa Sertakan Kapan Review Dibuat

Sebagian besar review ditulis sebagai state-of-the-art review. Artinya review dibuat hanya bisa mewakili satu masa saja. Sebagian besar review – khususnya review produk termasuk ke dalam jenis ini.

Untuk itu, pastikan untuk selalu menyertakan kapan review tersebut ditulis. Ini karena, bisa jadi setelah review tersebut dipublikasikan, terjadi perubahan pada objek yang di-review. Dengan menuliskan kapan waktu penulisan review, maka pembaca pun tidak akan merasa dibohongi.

6. Selalu Jujur, Namun Tetap Sopan

Salah satu tujuan dari penulisan review adalah membagikan pengalaman yang dialami oleh penulis. Dengan demikian, pastikan untuk selalu jujur dalam menuliskan sebuah review. Jika memang penulis merasa bahwa buku yang dibaca atau produk yang di-review terdapat kekurangan, maka sampaikan.

Jangan takut untuk menyampaikan kejujuran ketika menuliskan sebuah review, apalagi itu adalah sebuah opini. Hanya saja, ketika menulis review tetap gunakan pilihan diksi yang sopan. Selain itu, hindari penggunaan tanda seru yang berlebihan. Meskipun penulis menganggap produk banyak kekurangan, bukan berarti itu bisa menjadi alasan untuk bersikap tidak sopan.

Mengetahui cara menulis review dengan mudah memang menjadi salah satu keterampilan yang perlu diketahui oleh seorang penulis. Oleh karenanya, bisa lebih memperdalam lagi dengan mencari tahu lagi secara lebih khusus mengenai hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *