Cara Menulis Artikel secara Natural untuk Konten

3 min read

Cara menulis artikel secara natural

Profesi sebagai penulis artikel konten kini kian banyak peminatnya. Salah satu penyebabnya adalah karena kebutuhan akan penulis artikel konten semakin meningkat. Oleh karena itu, tata cara menulis artikel secara natural pun perlu dikuasai oleh setiap penulis.

Kemampuan menulis artikel secara natural memang menjadi dasar utama bagi seorang penulis. Alasannya adalah karena pada akhirnya pembaca artikel yang dituliskan adalah manusia. Jika tulisan memiliki kesan dipaksakan, maka orang pun akan enggan membacanya.

Tulisan artikel yang ditinggalkan pembaca jelas akan memiliki rekor engagement yang rendah. Lama waktu kunjung halaman pun akan lebih singkat dibandingkan yang seharusnya, dan itu akan mencatatkan rekor buruk bagi website secara keseluruhan.

Secara singkatnya, karena pembaca artikel adalah manusia, maka pastikan tulisan bisa dibaca oleh manusia. Jangan sampai memiliki kesan tidak logis dan dipaksakan, karena pasti akan ditinggalkan oleh pembaca.

Pentingnya Menulis Artikel secara Natural

Mungkin akan ada yang mengeluarkan argumen kontra, kalau sepenting itu mengetahui cara menulis artikel secara natural, kenapa masih harus mengikuti aturan penulisan SEO untuk artikel konten? Jawabannya sudah jelas, karena mesin pencari memiliki algoritma untuk merangking peringkat website.

Tugas dari artikel konten yaitu untuk memastikan untuk mendapatkan nilai SEO yang baik agar website pun bisa ‘naik’ tingkat. Tujuan utamanya tentu untuk mendapatkan peringkat terbaik – muncul di halaman pertama hasil pencarian.

Salah satu instrumen penilaian dalam SEO ini yaitu artikel konten yang diposting di website memiliki nilai engagement yang baik. Cirinya adalah pembaca menghabiskan waktu yang cukup untuk membuka laman artikel tersebut dan ‘membaca’ artikel yang diposting di sana.

Hal tersebut akan sulit dicapai jika tidak menggunakan cara menulis artikel secara natural. Setiap kalimat akan terasa terlalu dipaksakan dan pembaca pun tidak memahami apa maksud sebenarnya yang ingin penulis sampaikan. Hasilnya, pembaca pun akan buru-buru mencari artikel lain untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkannya.

Google sebagai mesin pencari yang paling banyak dituju umat sejagat pun seringkali melakukan pembersihan konten-konten artikel yang dianggap sebagai spam. Yang digolongkan ke dalam kategori artikel spam ini utamanya adalah tulisan artikel yang terkesan dipaksakan.

Artinya, artikel ditulis hanya untuk memenuhi kriteria sebagai sebuah artikel konten. Sementara itu, isi dan kemanfaatan artikel tidak sepenuhnya diperhatikan. Akibatnya, artikel pun miskin informasi dan pembaca tidak bisa memperoleh pengetahuan apa pun dari sana.

Di sinilah kemampuan cara menulis artikel secara natural oleh penulis sangat dibutuhkan. Artikel yang dituliskan secara natural akan memiliki respon pembaca yang baik. Kalaupun tidak bisa menarik engagement langsung pembaca untuk meninggalkan komentar, setidaknya pembaca benar-benar membaca artikel sampai selesai.

Cara Menuliskan Artikel secara Natural

Melihat betapa pentingnya kemampuan menulis artikel secara natural, penulis pun harus tahu caranya yang benar. Dengan begitu, artikel yang ditulis tidak hanya dilirik sambil lalu, dan mampu menarik minat pembaca untuk membaca sampai habis. Berikut adalah cara menulis artikel secara natural yang harus penulis kuasai:

1. Kuasai Topik Tulisan

Hal pertama yang harus penulis kuasai untuk menuliskan artikel dengan natural yaitu menguasai apa yang akan ditulis. Penguasaan materi akan menjadikan hasil tulisan lebih meyakinkan. Sayangnya, tak jarang penulis diharuskan untuk menulis artikel di luar topik yang dikuasai.

Inilah sebabnya penulis diharuskan untuk melakukan riset sebelum mulai menulis. Riset dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar kepada penulis mengenai topik yang akan dibahas. Dengan begitu, tulisan dituliskan berdasarkan informasi yang benar, bukan hasil karangan penulis semata.

2. Atur Mindset: Tak Ada Topik yang Membosankan

Seringkali penulis mengeluhkan topik tulisan yang harus ditulis karena merasa topik terlalu membosankan. Jika demikian, itu bukan kesalahan topik yang membosankan, melainkan salah penulis yang merasa bosan.

Saat penulis merasa bosan dengan topik yang ditulis, sudah bisa dipastikan hasil tulisan akan terkesan ala kadarnya. Informasi yang disampaikan akan terasa tanggung dan tidak menyeluruh. Akibatnya jelas, penjelasan dalam artikel seolah penuh paksaan.

Lain halnya jika penulis menguasai materi yang ditulis dan menikmati proses penulisan. Tulisan yang dibuat pun akan menjadi lebih hidup dan seolah bernyawa. Hasil akhir tulisan yang dihasilkan pun memiliki tingkat kepuasan yang cukup tinggi.

3. Buat Tulisan dengan Detail Menarik

Menambahkan detail dalam tulisan akan memberikan sudut pandang yang menarik bagi pembaca. Bisa dibilang detail kecil tidak penting secara kejelasan informasi, namun memiliki arti penting untuk bisa membuat pembaca terkesan.

Misalnya saja ketika mengulas tentang metode promosi sebuah produk. Alih-alih hanya menjabarkan tentang strategi promosi secara textbook, ada baiknya untuk menyertakan contoh yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.

Dengan begitu, pembaca akan memiliki kedekatan emosional dengan apa yang ditulis. Dampak baiknya, informasi yang ditulis akan lebih diingat oleh pembaca. Ini dikarenakan informasi tersebut pernah dilihat atau dirasakan secara langsung, sehingga akan semakin mudah dipahami dan terekam dalam memori.

4. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Selanjutnya, dalam menuliskan sebuah artikel konten perlu untuk memilih bahasa yang mudah dipahami pembaca. Untuk itu, penulis perlu mengetahui target pembaca yang disasar sebelum menuliskan artikel. Dengan mengetahui target pembacanya seperti apa, maka akan lebih mudah bagi penulis dalam pemilihan diksi kalimat yang digunakan.

Selain itu, hindari pula penggunaan kata-kata yang tidak umum. Penggunaan bahasa asing yang lebih dikenal juga lebih disarankan dibandingkan penggunaan Bahasa Indonesia yang tidak dikenal. Misalnya saja, orang lebih mengenai istilah ‘mouse’ dibandingkan dengan kata ‘tetikus’.

5. Pastikan Tulisan Dituliskan Sesuai dengan Aturan Penulisan yang Berlaku

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh penulis adalah mengabaikan aturan penulisan yang berlaku. Ini berlaku untuk penulisan dalam bahasa apa pun, baik Bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Penguasaan aturan dasar kepenulisan perlu dimengerti sepenuhnya oleh seorang penulis.

Hasil tulisan yang penuh typo akan mengganggu konsentrasi pembaca dalam memahami maksud yang ingin disampaikan melalui artikel. Bukannya fokus membaca artikel, pembaca justru akan mencari-cari kesalahan penulisan. Selain typo, penggunaan tanda baca yang tepat juga perlu diperhatikan.

6. Tulis Sesuai dengan Apa yang Dipahami

Poin penting yang sering dilupakan oleh penulis adalah menyuarakan apa yang penulis sendiri pahami tentang topik materi yang ditulis. Yang sering terjadi, penulis justru ‘meminjam’ diksi penulisan dari sumber yang dibaca agar tulisan tampak lebih keren.

Padahal jika demikian, tulisan akan semakin tampak tidak orisinil dan dipaksakan. Akhirnya, justru berujung pada pembaca merasa kesulitan memahami maksud yang ingin disampaikan oleh penulis. Apabila pembaca menyerah, langkah terakhir adalah meninggalkan laman dan mencari artikel lain yang lebih mudah dipahami.

Hasilnya akan berbeda jika penulis menulis sesuai dengan apa yang dipahami dari topik yang ditulis. Atau istilah umumnya dikenal sebagai parafrase. Artinya, penulis menuliskan kembali apa yang dipahami dari sumber yang dijadikan acuan penulisan.

Cara menulis artikel secara natural adalah harga mutlak yang harus dikuasai oleh seorang penulis. Analogi sederhananya, menulis sebuah artikel adalah sama halnya seperti berbicara kepada orang lain. Jadi seperti dalam berbicara, jika apa yang dikatakan tidak terdengar natural, orang pun akan sulit memahami apa yang diucapkan. 

 

Mengenali Anchor Text dan Bagaimana Meletakkannya di Dalam Artikel

Ketika membaca sebuah artikel online, tak jarang pembaca menemukan sebuah kata atau frasa yang bisa diklik dan mengarahkan pada sebuah laman tertentu. Itulah yang...
Rey
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *