Cara Menulis Artikel Ilmiah, Panduan Lengkap dan Mudah

3 min read

cara menulis artikel ilmiah

 

Ada berbagai jenis artikel yang ada saat ini. Tentunya semua memuat informasi yang berguna untuk orang-orang. Salah satu artikel yang saat ini dikenal dan banyak dicari adalah artikel ilmiah.  Kali ini akan dibahas tentang apa sebenarnya artikel ilmiah itu dan bagaimana cara menulis artikel ilmiah yang baik dan juga benar.

Artikel ilmiah ini sendiri sangat populer di kalangan mahasiswa. Hampir semua mahasiswa sepertinya tahu seperti apa artikel ilmiah itu. Berbeda dengan artikel pada umumnya, artikel ilmiah berisikan informasi yang datanya bersumber dari penelitian. Dapat dijumpai pada jurnal-jurnal pendidikan dengan struktur penulisan yang sesuai kaidah yang sudah ditetapkan.

Pengertian Artikel Ilmiah

Sebelum mengetahui bagaimana cara menulis artikel ilmiah yang baik dan benar, mari terlebih dahulu mengetahui pengertian dari artikel ilmiah itu sendiri. Jenis artikel satu ini memang cukup berbeda dengan jenis artikel lainnya. Jika artikel biasanya berupa pengetahuan umum, tips serta penawaran yang persuasive, maka lain halnya dengan artikel ini.

Tulisan dan topic dalam artikel ilmiah biasanya diangkat dari kajian pustaka, hasil laboratorium dan hasil penelitian lainnya. Bisa juga artikel ini berisikan lanjutan dari pengembangan proyek yang dilakukan sebelumnya. Dari namanya saja sudah bisa ditebak bahwa artikel ini bersifat sistematis dan juga ilmiah pastinya.

Oleh karenanya, kadang kala bahasa yang digunakan dalam artikel jenis ini terkesan kaku. Hal ini disebabkan karena bahasa yang digunakan haruslah bahasa baku.  Sampai sini, sudah tau kan perbedaanya seperti apa?  Adapun publikasi dari artikel ini biasanya dalam bentuk gagasan yang sifatnya memiliki sumbangan tinggi terhadap ilmu pengetahuan.

Ciri-Ciri Artikel Ilmiah

Dari segi fungsi dan cara pembuatan tentunya berbeda dengan artikel pada umumnya. Lalu apa saja sebenarnya yang menjadi ciri dari artikel ilmiah ini? Berikut merupakan beberapa ciri yang membedakan artikel ilmiah dengan artikel lain pada umumnya:

  • Sistematis. Sudah menjadi kesepakatan bersama bahwa artikel ilmiah adalah artikel yang disusun secara sistematis. Artinya, disusun berdasarkan peraturan penulisan yang telah disepakati.
  • Logis. Salah satu ciri utama artikel ilmiah adalah logis dan juga empiris. Hal ini disebabkan artikel disusun berdasarkan penelitian. Juga pemikiran didasarkan oleh pemikiran ilmiah dari penulisnya.
  • Objektif. Maksud dari objektif ini sendiri adalah artikel harus bersifat objektif atau sesuai dengan objek yang akan dikaji. Ciri ini akan tetap sama meskipun penelitian tersebut berulang.
  • Eksplisit. Artinya, informasi artikel haruslah bersifat eksplisit dan tidak menggunakan kata-kata yang ambigu. Ini dilakukan sebagai upaya untuk menghindari adanya salah tafsir dari pembaca.
  • Bahasa yang digunakan merupakan bahasa ilmiah. Terkesan kaku dan juga tentunya menggunakan bahasa Indonesia yang baku.

Langkah Menulis Artikel Ilmiah

Setelah mengetahui seperti apa itu artikel ilmiah, selanjutnya mari membahas bagaimana langkah-langkah menulis artikel ilmiah. Tentunya cara penulisan dengan artikel lain berbeda mengingat bagaimana artikel ini sangatlah ilmiah dan tidak bisa sembarangan dalam menulisnya. Lalu bagaimana langkah-langkah menulisnya? Di bawah ini adalah cara menulis artikel ilmiah yang baik dan benar:

1. Menentukan Tema Artikel

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema artikel. Ini tentunya menjadi pembahasan utama dalam artikel itu sendiri. Menentukan tema sebelum  menulis artikel akan membantu dalam pembuatan judul nantinya. Sifat artikel ilmiah itu sendiri menyeluruh atau universal, jadi pastikan untuk memilih tema yang mudah untuk dimengerti.

Ibarat memasak tentunya seseorang harus tahu dulu makanan apa yang akan dimasaknya. Lalu kemudian menyiapkan bahan yang tepat dan mencari tahu cara memasaknya. Ini juga berlaku dalam pembuatan artikel ilmiah. Tema harus ditentukan terlebih dahulu agar bahan dan data bisa disiapkan sebaik mungkin.

2. Membuat Kerangka Tulisan

Tahap kedua dalam cara menulis artikel ilmiah adalah dengan membuat kerangka tulisan terlebih dahulu. Seperti salah satu ciri dari artikel ini yakni sistematis, pastikan untuk membuat kerangkanya terlebih dahulu. Kerangka tulisan ini berisikan semua hal yang akan dibahas dalam artikel ilmiah nantinya.

Pertama-tama, kumpulkan semua data seperti analisis masalah, fakta, teori yang mendukung, dan juga hasil penelitian yang didapatkan. Biasanya kerangka tulisan ini berisikan poin-poin besar yang akan disampaikan atau dibahas dalam artikel. Pembentukan poin-poin ini bisa dan bentuk sub judul agar lebih memudahkan saat penulisan nantinya.

3.  Pemilihan Bahasa

Secara keseluruhan, artikel ilmiah dan karya tulis ilmiah cukup berbeda. Untuk segi bahasa sendiri, artikel ilmiah harus dibuat lebih sederhana dan mudah dipahami. Mengapa? Karena artikel ilmiah cakupan pembacanya itu lebih luas. Meskipun menggunakan bahasa yang baku, tetapi secara istilah dan bahasa masih lebih fleksibel dibandingkan karya tulis ilmiah.

Tak hanya dipasang di jurnal-jurnal saja, artikel ilmiah juga biasanya dipasang di media-media sosial.  Itulah mengapa, pemilihan dan penggunaan menjadi salah satu cara menulis artikel ilmiah yang cukup krusial. Akan lebih bagus lagi jika sebelum memantapkan ingin mengirim artikel ilmiah ke suatu media, pelajari bahasa yang dipakai media tersebut.

4.  Menulis Pembukaan Artikel

Selanjutnya sampailah pada tahap penulisan. Setiap tulisan itu pastilah memiliki paragraf pembukanya masing-masing. Paragraf  pembuka ini sedikit banyaknya akan sangat berpengaruh pada tulisan. Usahakan untuk membuat paragraf pembuka artikel yang menarik pembaca untuk terus membacanya hingga tuntas.

Jangan lupakan struktur dari artikel ini ya. Selalu berpatokan pada kaidah penulisan artikel ilmiah yang baik dan benar. Membuat artikel menarik untuk dibaca memanglah penting, namun jika tak sesuai kaidah penulisan maka sama saja bohong. Jadi, seorang penulis artikel ilmiah harus menguasai struktur dan juga bagaimana membuat kalimat yang menarik.

5. Menulis Isi Artikel

Sama halnya dengan paragraf pembuka, isi dari artikel juga harus dibuat menarik namun tetap informatif. Hindari menggunakan bahasa yang ambigu serta sulit dipahami oleh pembaca. Jika pun terpaksa harus menggunakan kata asing, usahakan untuk memberi keterangan. Tulis artikel secara sistematis mulai dari bagian pembuka, isi, sampai penutup.

Pada bagian isi inilah semua analisis masalah, teori dan hasil penelitian dibahas. Artikel ilmiah harus logis berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan. Begitu pula dengan penggunaan referensi. Gunakan sumber informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya datanya. 

6. Penutup

Banyak yang bilang jika bagian akhir itu sangat menentukan keseluruhan isi tulisan. Mungkin ini juga yang mendasari perlunya membuat bagian paragraf penutup meyakinkan para pembaca.  Setelah memasarkan pokok-pokok artikel ilmiah, buatlah paragraf yang kuat serta meyakinkan para pembaca artikel ini.

Jangan ragu untuk meminta kritik dan saran yang membangun guna perbaikan pada masa-masa selanjutnya. Gunakan bahasa yang lugas, mudah dipahami dan akan lebih baik jika memberikan kesimpulan atas pembahasan yang dibahas sebelumnya. Lakukan penyuntingan atau cross check kembali untuk menghindari kesalahan yang mungkin terjadi.

Nah, demikianlah tadi beberapa tahapan dalam cara menulis artikel ilmiah agar bisa dipublikasikan dan enak saat dibaca. Sejatinya setiap tulisan akan menemukan pembacanya masing-masing. Jangan lupa untuk terus meningkatkan skill yang dimiliki agar bisa terus berkarya. Sekian dan semoga bermanfaat.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *