5 Cara Membuat Headline yang Mudah Dilakukan untuk Menarik Pembaca

3 min read

cara membuat headline

Dalam penulisan sebuah artikel, headline menduduki posisi puncak sebagai faktor keterbacaan. Maksudnya, dari membaca headline-nya saja, pembaca sudah bisa memutuskan akan mengklik artikel laman tersebut atau tidak. Itulah mengapa, cara membuat headline harus dikuasai oleh setiap penulis dengan baik.

Bisa dibilang, headline merupakan sebuah teknik penawaran atau yang biasa disebut orang marketing sebagai CTA (calling to action). Headline menjadi indikator penentu yang tak boleh diremehkan. Oleh karena itu, tak jarang penulis harus menyusun formula tertentu dalam pembuatan judul.

Arti Penting Sebuah Headline

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, cara membuat headline menjadi faktor penting yang akan menentukan nasib artikel. Sebuah headline bisa dikatakan sukses jika berhasil menarik minat orang untuk membaca artikel dari headline tersebut.

Terlebih lagi, bagi artikel yang dipublikasikan secara online. Mengingat, pada hasil pencarian hanya akan tertera meta title dan meta description (jika ada) saja untuk memperebutkan minat dari pembaca untuk membuka laman artikel.

Dari headline yang dituliskan, pembaca sudah akan memutuskan, apakah artikel tersebut akan layak dibaca atau tidak. Apabila dari judulnya saja orang tidak merasa tertarik, maka kecil kemungkinan artikel akan mendapatkan klik apalagi dibaca.

Selain itu, headline pun tidak boleh asal click bait demi menarik pembaca. Pemilihan click bait headline, namun tidak menyertakan informasi yang sesuai pada badan artikel, akan menghasilkan engagement pembaca yang rendah.

Padahal algoritma pada mesin pencari juga menyertakan engagement pembaca pada tiap laman artikel pada indikator penilaiannya. Engagement yang dimaksud di sini termasuk lama waktu berkunjung (waktu minimal untuk membaca) ataupun pemberian jejak komentar.

Artikel dengan riwayat engagement yang baik akan semakin mendapatkan rekomendasi dari mesin pencari. Dengan begitu, potensi untuk berada di laman pertama pencarian pun semakin terbuka. Alhasil, peluang menambah pembaca baru juga semakin besar.

5 Cara Jitu Pembuatan Headline dengan Mudah

Melihat peran pentingnya, maka tidak salah jika para pakar mulai merumuskan cara membuat headline yang terbaik. Tujuannya adalah headline bisa memberikan manfaat yang optimal bagi artikel. Oleh karena itu, berikut beberapa cara yang dianggap cukup jitu untuk digunakan dalam penulisan sebuah headline:

1. Tentukan Target

Dalam setiap penulisan artikel, salah satu hal yang terpenting adalah menentukan target pembaca. Demikian juga dalam pembuatan headline dari artikel. Sejak penentuan headline apa yang akan diulas, harus sudah menentukan target, siapa pembaca yang akan disasar.

Dengan begitu, orang-orang pada range target akan merasa ‘dilibatkan’. Efek yang diharapkan, akan muncul perasaan sense of belonging yang ‘memaksa’ orang tersebut untuk mengklik artikel yang dimaksud.

Beberapa contoh headline dalam jenis ini misalnya seperti:

  • Penulis Wajib Tahu, Kesalahan Penulisan dalam Bahasa Indonesia yang Sering Terjadi
  • Cara Marketing Barang Dagangan Lewat Status WA bagi Pedagang Online Pemula
  • Cara Mudah Download Drama dan K-Show Buat Para Kpopers

2. Sertakan Angka yang Spesifik

Cara kedua yang bisa dilakukan untuk menarik minat pembaca melalui headline adalah dengan menyertakan angka. Biasanya tak hanya bermodalkan angka saja, melainkan pembahasan dalam artikelnya pun harus yang spesifik.

Dari headline yang seperti ini, para pembaca potensial sudah bisa menebak bahwa isi artikel tidak akan bertele-tele. Oleh karenanya, pembaca pun akan bisa menemukan informasi yang dibutuhkan tanpa harus menjelajahi beribu-ribu kata tanpa henti.

Tipe judul yang spesifik dengan angka yang dimaksudkan misalnya antara lain:

  • 7 Resep Jajanan Sehat Demi Tetap #DiRumahAja
  • 7 Langkah Cerdas Belajar Bahasa Asing Agar Cepat Mahir
  • 9 Fashion Icon Indonesia yang Telah Diakui di Dunia Internasional

Untuk artikel yang berisi langkah step by step, usahakan untuk tidak menyebutkan lebih dari 9 langkah. Ini dikarenakan, tata cara langkah yang terlalu panjang sudah akan membuat orang bosan dan enggan mempraktekkannya. Akibatnya, membaca artikelnya pun pasti akan dianggap sia-sia saja.

3. Cerminkan Manfaat dari Artikel pada Headline

Ketika mengetikkan kata kunci pada mesin pencari, orang memiliki tujuan untuk mengetahui sesuatu. Nah, pastikan agar dari headline-nya, sudah bisa terbaca dengan jelas bahwa artikel memiliki jawaban untuk hal itu.

Harus ada manfaat yang bisa diperoleh oleh pembaca yang telah meluangkan waktu untuk membuka laman artikel. Kemudian, manfaat tersebut pun harus tercermin sejak dari headline yang digunakan. Intinya, dari headline itu sendiri orang sudah akan mengerti apa yang akan diperoleh dari artikel tersebut.

Adapun contoh headline yang seperti ini misalnya:

  • Cara Menanam Basil Agar Bisa Tumbuh Subur
  • 8 Obat Herbal yang Bisa Ditemukan di Dapur
  • 7 Tips Mengatur Keuangan Bulanan di Masa Pandemi COVID-19

4. Manfaatkan Kata Sifat yang Unik

Banyak yang menganggap bahwa fungsi dari kata sifat hanyalah sebagai pelengkap pada sebuah kalimat. Kata sifat seringkali dipandang sebagai komplementer dari kata kerja dan tidak memiliki kedudukan dalam kalimat tersebut.

Padahal pada kenyataannya tidak demikian. Kata sifat justru memberikan ‘nyawa’ pada kalimat. Selain itu, kata sifat pun memberikan kekhasan individu yang tidak dimiliki oleh kata kerja. Peranan dari kata sifat inilah yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan headline.

Dengan menggunakan kata sifat, headline bisa menjadi lebih hidup dan membuat orang lebih merasa tertarik untuk membaca. Tak ada batasan, artikel seperti apa yang headline-nya cocok menggunakan kata sifat. Selama dirasa pantas, maka kata sifat sah-sah saja untuk disisipkan.

Beberapa contoh headline yang menyertakan kata sifat antara lain seperti:

  • Cara Cerdas Promosi Produk Lewat Instagram Story
  • Tips Agar Terlihat Pintar dan Percaya Diri Saat Wawancara Kerja
  • Lawang Sewu, si Tua yang Semakin Cantik, Icon Semarang yang Tak Boleh Dilewatkan

5. Gunakan Power Words

Para penulis pasti sudah tak asing dengan yang namanya power words, yakni kata-kata yang memiliki kekuatan CTA. Klasifikasi untuk power words sendiri ada beragam jenisnya dan sering digunakan dalam berbagai kesempatan. Termasuk untuk pembuatan headline.

Beberapa contoh power words yang sering digunakan adalah seperti terbaik, terpercaya, jitu, gratis, dan lain sebagainya. Power words ini banyak digunakan karena efeknya bisa mendongkrak tingkat kepercayaan pembaca hanya dari membaca judulnya saja.

Contoh dari headline yang menggunakan power words di antaranya:

  • 7 Kiat Jitu agar Work from Home Tetap Produktif
  • 7 Aplikasi untuk Conference Terbaik demi Komunikasi Tetap Lancar Selama WFH
  • Rangkuman Ilmu Bisnis dan Marketing Online Gratis Buat Para Pemula

Jika melirik pada artikel yang pernah diulas sebelumnya, cara membuat headline ini memiliki kesamaan dengan teknik copy writing. Terlebih, tujuannya dari headline itu sendiri adalah untuk CTA agar pembaca mau mengklik artikel dan membacanya.

Oleh karena itu, tak jarang teknik copy writing pun digunakan sebagai cara membuat headline. Jika ada yang merasa memiliki trik lainnya dalam pembuatan headline yang belum dicantumkan di sini, silakan untuk meninggalkan jejak di kolom komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *